Sabtu, 25 Juni 2016

RAMADAN, AKU PURA-PURA RINDU


Ramadan, ternyata selama ini kami cuma pura-pura merindukanmu.

Sejak dua bulan lalu ketika kami panjatkan doa kepada Allah untuk disampaikan kepadamu, kami selalu bilang kami begitu merindukanmu. Ketika itu pula, kami selalu bilang kami tak sabar lagi untuk berjumpa denganmu—takut rasanya, bila ternyata sisa umur yang tak pasti ini membuat kami tak punya lagi kesempatan untuk kita saling menyapa & memberi arti. Akhirnya, sampai juga hari ini, bahkan sudah separuh Ramadan kami jalani.

Benar sekali, sukacita kami menyambut kehadiranmu. Apa lagi yang kami tunggu? Maka petasan meledak dan berisik di sana-sini, masjid-masjid kembali hidup, kitab-kitab dibersihkan dari debu yang menyelimutinya entah sejak kapan—Ramadan lalu barangkali, berbondong-bondong kami berangkat shalat tarawih meski berat sebab perut kami masih dalam keadaan kenyang keterlaluan, pukul dua acara televisi sudah ramai dengan lawakan-lawakan yang tidak lucu, dan seperti biasa: lagu-lagu religi diperdengarkan di mana-mana.
Inikah juga yang kau harapkan wahai Ramadan?

Tiap hari kami menghitung lembar-lembar kitab yang telah kami baca, kami tersenyum: sudah banyak, insyaAllah targetan kami tercapai. Kami tak terlalu peduli apakah kitab yang bolak-balik kami baca itu kami mengerti atau tidak, apalagi mengamalkannya—kejauhan. Kami sudah sangat puas bila ada yang bertanya ‘sudah berapa lembar yang telah dibaca’, kami bisa menjawab: sudah khatam dua kali. Lalu mereka kagum. Bukankah itu surga?

Tapi itukah sambutan yang sungguh kau harapkan wahai Ramadan?

Kami melihat agenda harian kami: Senin buka bersama dengan X, Selasa buka bersama dengan Alumni Y, Rabu buka bersama dengan Komunitas Z sekaligus Sahur on The Road, Kamis.. Jumat.. begitu seterusnya. Begitulah cara kami merayakan kedatanganmu. Tarawih bisa dilewat karena sunnah, Shalat malam jangan ditanya, mana sanggup kami menunaikannya. Malam-malam kami habiskan dengan tidur dengan lelap karena lelah, jangan sampai kami kesiangan sahur apalagi ketinggalan acara sahur favorit. Nanti kami dibilang tidak gaul.

Shalat shubuh di Bulan Ramadhan bagi kami adalah ritual penting menuju alam mimpi. Ya, kami tidur lagi karena tidur di Bulan Ramadan adalah ibadah.

Puasa kami tak pernah bolong barang sehari, sebagaimana lisan kami yang tak pernah lupa jadwal amalan gibahnya. Kami begitu kuat menahan lapar, dahaga, berahi, sebagaimana kami begitu kuat menahan harta yang ada di dompet kami—tak ada yang boleh menyentuhnya sebab akan kami gunakan untuk lebaran mahameriah kami. Sesekali kami ingat ucapan penyair itu: ‘kau akan menjadi milik hartamu jika kau menahannya, dan jika kau menafkahkannya maka harta itu menjadi milikmu.’ Tapi siapa peduli. Lebaran tetaplah lebaran, merayakannya dengan kesederhanaan tak boleh jadi pilihan.
Seperti itukah perlakuan yang ingin kau dapatkan wahai Ramadan?

Kelak ketika Ramadan berakhir, kami—dengan mengendarai mobil pribadi kami—akan berkeliling mengunjungi saudara dan kerabat, bermaaf-maafan atau sekadar mencicip kue. Kami tentu senang, bahagia, karena katanya kami menang.

Ah, Ramadan.
Entahlah, kami tak mengerti: barangkali kami memang cuma pura-pura merindukanmu.

Minggu, 02 Maret 2014

Love my mom :*

Seorang anak bertanya kepada Ibunya:

"Ibu temanku membiarkan nyamuk menggigit tangannya sampai kenyang supaya tidak menggigit anaknya. Apakah Ibu juga lakukan hal yang sama?"

Sang Ibu tertawa "Tidak. Tapi Ibu akan mengejar setiap nyamuk sepanjang malam, 

supaya tidak sempat menggigit siapapun"

"Oh iya. Kubaca tentang seorang Ibu yang rela tidak makan supaya anak-anaknya bisa makan kenyang. 

Akankah Ibu lakukan hal yang sama?", si anak kembali bertanya.

Dengan tegas Ibunya menjawab "Ibu akan bekerja keras agar kita semua bisa makan kenyang, 

dan kamu tidak harus sulit menelan karena melihat ibumu menahan lapar".

Sang anak tersenyum...

"Aku bisa selalu bersandar padamu Ibu".

Sambil memeluknya si Ibu berkata "Tidak Nak!. Tapi Ibu akan mengajarmu berdiri kokoh di atas kakimu sendiri, agar kau tidak harus jatuh tersungkur ketika suatu saat nanti Ibu harus pergi meninggalkanmu".

Sabtu, 31 Agustus 2013

Bye Bye

Hi guysss.....
Happy Satnite :D Today is 31st August 2013. The last date of August I mean..
So, say good bye to August :D haha...Let's sing this song "Bye Bye" together, hehe..
I like that song..
Oh yeah, Tomorrow is September 1st '13, and you know what? 
Holidays is almost over and I still don't know what I did all this time. 
I mean "something meaningful, and useful for my future". hmm :(
Yesterday my mom asked me to write my proposal, so before kkn, I have finished it.. and my dad asked me to do the same thing, they said I should have graduated next year. 
That was kinda scary for me, u know :( coz I haven't even started to write my proposal...at all -_-
and,,,, I don't even know when I will 'kkn and pplt'...

I dunno what to say right now,
I really want to graduate next year, yes I really do..
but it's too difficult, complicated :O remember my title of proposal about 'speaking' and 'experimental'...
so I have to record all the activities when I'm teaching :'(
and after we have finished our proposal, we have to 'ujian hasil' ..before we continue to 'skripsi'... :(
it's complicated, rite?-_-

Ya Allah, please help me.. 
I know, You will help me through all thisss
I promise I'm not lazy anymore to write my proposal :D
coz I wanna make my parents happy :D and I wanna graduate as soon as possible, and I wanna have a Real Job in this Real Life-_- :( 
Aamiin...
Thanks ya Allah for everything...
I love You :* :D

Kamis, 29 Agustus 2013

be nice!! ^.^













Jangan tertipu dengan usia MUDA...

Karena syarat mati tidak semestinya TUA...
Jangan terpedaya dengan badan SEHAT...
Karena syarat mati tidak semestinya SAKIT...

Teruslah berbuat baik, berkata baik, memberi nasihat yang baik. 

Walaupun tidak banyak orang mengenalimu, cukuplah Allah mengenalimu lebih daripada yang lain...

Jadilah seperti jantung yang tidak terlihat tetapi terus berdenyut setiap saat 

hingga membuat kita terus hidup menjelang akhir hayat...  ^_^

Minggu, 14 Juli 2013

:'(

Today is the fifth day of fasting in the month of Ramadhan, I'm so sad, sad to see it all happening in front of me, all that i feared happened...like the invisible small ant, that's parable myself now, completely wrong.. i'm afraid, sad, angry, disappointed...
I want to admonish them, like I did before..but I know it'll be useless, since I'm nobody..
But why should them? people who are the most I care about? 
I'm so sorry ya Allah, please forgive them..
I'm afraid talk too much now, i'm afraid to judge others..I cannot do anything now, I'm afraid to be rebellious child, but I'm also afraid ignoring your commands.. All that I can do, is just surrender to you.. Forgive us ya Allah...  Aamiin...

Kamis, 21 Februari 2013

(ˆ⌣ˆ)ง

Yeayyyy!!!! Alhamdulillah...
i've already on semester sixth..it's awesome for me..hahahah..
Hey guys (*talk to my classmates on class B*
let's fight together!! :D 
emm..actually, a bad score is not the constraint for moving forward in gaining success (ˆ⌣ˆ)ง  
i hope u guys will not forget about me after we've graduated :( 
see all of you in our brightest future lives :) 
less than six month we will learn in class together, that's the remaining time we have..and we will be more busy, chase our dreams.. 
So let's pray for each other :D hehehe...love all of youuu ;) my classmates :D

Selasa, 04 Desember 2012

(┌_⌣')

i am happy, God still love me
gave me a good family, awesome close friends, and nice people around me

my family, always there for me, kind to me, and never hurt me

i love them so much
likewise with my close friends, God gave me the people that He knows they won't hurt me, also always there for me, always kind to meee whatever i'm in a good mood or not, they still care about me :D love them so much, 

i'm so afraid of having experience like what most of people had, like i saw, before, they're so happy befriended, hangout together, they were having fun, and eventually became close friends.

but, then, what their friends did?
a person who they considered 'best friend' turn out to hurt them, has two faces, become one of their bigggest enemy, spreading fake news, become one who spread their disgrace, and betrayed their heart

i dont wanna feel the experience like that, i was always afraid given the wrong friends, i was very scared to be disappointed again, because i know find friends who are truly kind is not easy, just tryin' to be a good person for everyone, even though i know not everyone has a kind heart, just always being nice to them and hope they will be nice back to me, because i believe, if we kind to everyone, they also will be kind to us.